Sunday, August 2, 2015

TIPS DAN CARA MENGETAHUI ARTI KODE BAN KENDARAAN BERMOTOR

Setiap produk ban memiliki kode-kode tertentu yang tertera di bagian samping luar ban. Kode yang berupa huruf dan juga angka tersebut ternyata bukan hanya sekadar variasi ban saja, tapi juga mempunyai arti yang berkaitan dengan fungsi serta kebutuhan berkendara Anda.

infotomotifconcept

Bagi Anda yang masih bingung dan belum mengetahui cara membaca maksud dari angka dan huruf tersebut, berikut adalah penjelasannya :



1. UKURAN BAN
Misalkan di ban mobil Anda terdapat kode 195/65 R15 91H (setiap ban punya kode berbeda), cara membacanya adalah:
- “195” menunjukkan lebar telapak ban dengan satuan milimeter, bukan diameter ban. Semakin besar angkanya, maka semakin lebar telapaknya.
- “65” menunjukkan tinggi ban dalam satuan persen dari telapak ban. Tinggi ban bisa diukur dari bibir pelek sampai telapak ban yang menempel ke permukaan aspal.
- “R” menunjukkan konstruksi ban ini radial.
- “15” menunjukkan diameter dari pelek yang sesuai. Artinya, pelek yang sesuai untuk ban dengan kode “15” ini berukuran 15 inci.
- “91” mewakili beban maksimum yang bisa ditopang setiap ban. Angka tersebut memiliki load capacity sebesar 600 kg.
- “H” melambangkan batas kecepatan maksimum ban ini dipacu. Kode H mempunyai arti batas maksimum 210 km/jam.

UKURAN BAN

KODE KECEPATAN BAN
kode    Kec. maks (km/jam)
P                  150
Q                  160
R                  170
S                  180
T                  190
H                  210
V                  240
W                 270
Y                >300

LOAD CAPACITY
Kode          Beban Maksimum (kg)
62                          265
63                          272
64                          280
66                          300
68                          315
70                          335
73                          365
75                          387
80 – 89              450 – 580
90 – 100            600 – 800




2. USIA BAN


USIA BAN

Ban juga mempunyai batas kadaluarsa, umumnya 3 tahun dari tanggal produksi atau sudah menempuh jarak 60 ribu km. Setiap pabrik ban mempunyai pengkodean yang berbeda-beda. Misalnya, 1612 yang berarti diproduksi minggu ke-16 tahun 2012. Biasanya kode ini terletak di bibir ban dekat pelek.




3. TREADWEAR INDICATOR


TREADWEAR INDICATOR

Tradwear Indicator adalah batas dari ketebalan ban. Tanda ini terletak persis di kedua sisi bunga ban. Biasanya terdapat garis tebal yang membentang di antara selah bunga ban. Jika ketebalan ban sudah menyentuh garis tersebut, maka ban sudah harus diganti.




4. KODE COMPOUND


KODE COMPOUND

Kode Compound sebuah ban ditulis dengan kode huruf. Dengan tujuan menunjukkan ban itu menggunakan kompon yang lunak atau keras. Kode S = soft atau penggunaan compound lunak, M = medium atau compound sedang dan H = hard berarti compound ban keras.
        Pemilihan jenis compound ban tergantung dari kebutuhan misal untuk balapan biasanya akan menggunakan jenis compound soft. Dengan menggunakan ban jenis lebih empuk akan terasa grip roda lebih mencengkram pada aspal. Tetapi karena sifatnya lunak maka ban akan lebih cepat habis.
Sedangkan jenis medium dan hard biasanya dipakai untuk kendaraan yang dipergunakan sehari-hari baik untuk motor maupun mobil. Contoh kode : 140/60 R17 M/C, dan kode M/C itulah yang menunjukkan kode M = medium, C = Compound.



5. Khusus SUV
        Untuk spek ban SUV, sebenarnya tertera juga kode penting yang berkaitan dengan fungsinya.
Biasa berkaitan dengan medan yang akan sering dilalui. Berikut informasinya :

- HT / Highway Terrain
Ban ini didesain untuk jalan raya. Punya daya cengkeram di aspal dan tingkat kebisingan cukup rendah.

HT / Highway Terrain



 - AT / All Terrain
        Tipe ini  tepat dipakai buat trek harian dan sekali-kali coba-coba light Offroad. Tidak terlalu bising di jalan aspal dan memberikan cengkeraman yang baik di jalan basah maupun kering. Serta memberikan traksi yang cukup di jalan tanah.

AT / All Terrain



-MT / Mud terrain
        Ban ini didesain khusus untuk medan Offroad atau trek berlumpur. Sebenarnya tidak salah memakai ban ini di jalan berkontur aspal, tapi perlu diperhatikan kecepatan maupun traksinya. Selain itu, ban ini memiliki tingkat kebisingan yang tinggi di jalan aspal.

MT / Mud terrain









Dikutip dari berbagai sumber

0 komentar:

Post a Comment

Popular Post

Fans Page

Powered by Blogger.