Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Thursday, November 19, 2015

PERSIAPKAN MOBIL ANDA UNTUK BERKENDARA SAAT HUJAN


Berkendara di saat hujan tentu mengandung risiko yang cukup besar. Kondisi jalan yang licin dan jarak pandang yang pendek, akan sangat menyulitkan pengemudi untuk berkonsentrasi. Apalagi jika ditambah dengan kemacetan yang melanda selama perjalanan.

        Ketika Anda berencana bepergian jauh, dan mengingat cuaca yang tidak stabil karena cenderung hujan, tentu harus ada persiapan khusus agar Anda tetap aman di jalan. Langkah awal yang sangat perlu diperhatikan adalah pengecekan kondisi fisik mobil.

Ada kecenderungan di beberapa tempat banyak lubang/celah karena hujan. Maka dari itu, sangat perlu diperhatikan pada sisi kaki-kaki mobil. Cek selalu tekanan standart ban agar nyaman dikendarai. Selain itu juga, untuk antisipasi jangan sampai terperosok lubang, untuk menjaga suspensi tetap aman sehingga selain tidak merusak roda juga tidak merusak velg.

        Selain itu, akan sangat bermanfaat juga jika sekalian mengecek bagian-bagian mobil yang berbahan karet. Contoh yang signifikan adalah wiper dan juga karet-karet pintu. Disaat hujan, karet-karet ini sangat bermanfaat untuk mengantisipasi air.


Kalau karet wiper sudah mengeras, maka fungsinya pun tidak akan maksimal. Kaca depan tidak akan mudah bersih dengan segera atau air hujan akan tetap menempel di kaca mobil Anda. Sedangkan untuk karet-karet pintu, akan sangat membantu dalam merapatkan pintu saat ditutup. Dengan demikian, dijamin air hujan tidak akan merembes masuk ke bagian jok lewat celah-celah pintu.



Tuesday, August 4, 2015

TIPS POSISI MENYETIR MOBIL YANG BENAR

tipsPosisiMenyetir

Posisi duduk yang tepat saat berkendara dapat membuat Anda nyaman dan aman dalam perjalanan. Untuk memperlancar sirkulasi darah dan meningkatkan konsentrasi Anda saat menyetir, terutama jika perjalanan Anda jauh. Posisi duduk yang benar saat menyetir juga membuat Anda terhindar dari rasa pegal maupun kram, terutama dibagian punggung.
tipsPosisiMenyetir2

Sebaiknya Anda duduk dengan lutut membentuk 110 derajat. Lakukan hal yang sama pada posisi tangan dan kaki Anda. Posisi tersebut dapat melemaskan otot - otot tubuh Anda sekaligus memberi jarak pandang yang jauh bagi Anda.
        Sedangkan posisi lutut yang terlalu menekuk rapat dapat menyebabkan kram disekitar kaki, sehingga mengurangi kenyamanan Anda. Tentunya, itu dapat membahayakan pengguna jalan di sekitar Anda. Sebaliknya, posisi duduk yang terlalu jauh juga tidak dianjurkan karena bisa mengurangi daya respon  Anda di Lingkaran setir.

Sunday, August 2, 2015

PANDUAN MEMILIH OLI MESIN YANG TEPAT

Anda tentu sering mengganti oli mesin kendaraan Anda, namun apakah Anda sudah mengetahui oli mana yang tepat untuk kendaraan Anda? Setiap oli memiliki kode-kode tertentu yang disesuaikan untuk kebutuhan kendaraan Anda, ini dia ulasannya :



Kode SAE (Society of Automotive Engineer)

Panduan memilih oli

Ukuran kekentalan dan kemampuan pelumas untuk mengalir pada temperatur tertentu menjadi prioritas penting dalam memilih pelumas. SAE yang merupakan singkatan dari (society of automotive engineer) selanjutnya angka yang mengikuti dibelakangnya menunjukkan tingkat kekentalan pelumas, sebagai contoh oli SAE 15W-40

Semakin besar angka yang mengikuti kode pelumas maka semakin besar pula kekentalan pelumas, sedangkan huruf W yang mengikuti kode adalah kepanjangan dari winter. Seperti pada gambar diatas oli yang memiliki SAE 15W-40 maka akan memiliki kekentalan 15 ketika suhu dingin dan 40 ketika suhu panas.

Semakin rendah suhu udara di luar (tempat yang dingin) maka dibutuhkan oli yang lebih encer atau dengan kode 5W, seperti di negara dengan iklim dingin biasanya memakai oli dengan kode 5W. Semakin panas cuaca/ suhu udara di luar maka dibutuhkan oli dengan tingkat kekentalan yang lebih tinggi, seperti Indonesia akan lebih baik untuk menggunakan kode SAE 15W-30.

        Pemakaian kekentalan yang tidak sesuai dengan suhu suatu negara akan menyebabkan oli tidak bisa bekerja, misalnya Indonesia menggunakan kode SAE 5W-40 maka oli akan sangat encer sehingga tidak mampu melakukan pelumasan dengan baik, begitu pula sebaliknya jika pada negara dengan cuaca ekstrim dingin menggunakan kode SAE 15W maka oli akan sangat kental pada saat udara dingin sehingga oli tidak dapat mengalir pada ruang-ruang antar komponen mesin).

Kode SAE yang cocok digunakan untuk beberapa negara dengan iklim yang berbeda:
SAE 5W-30 : digunakan untuk negara beriklim dingin
SAE 10W-35 : digunakan untuk negara beriklim sedang
SAE 15W-30 sampai SAE 15W-50 : digunakan untuk negara dengan iklim panas.

Selain suhu lingkungan, hal yang harus diperhatikan dalam pemilihan oli adalah apakah mesin kendaran kita  termasuk mesin keluaran terbaru atau tidak, jika mesin keluaran terbaru maka sebaiknya kita menggunakan oli yang encer karena untuk mesin yang baru celah-celah antara logam dalam mesin sangat rapat sehingga jika oli terlalu kental justru oli malah tidak bisa melumasi celah-celah mesin dengan sempurna.

        Kemudian, jika mesin kendaraan kita termasuk keluaran lama maka sebaiknya memilih oli yang kental karena celah antar logam dalam mesin lebih 'longgar' dan masih kasar sehingga memerlukan pelumas yang kental.



API Standart Kualitas Oli
        American Petroleum Institute atau disingkat API merupakan kode standart untuk menentukan karakteristik tertentu (kualitas) oli, kode API terdiri dari dua alfabet (huruf) yang terletak dibelakang kode "API" misalnya "API SG" atau "API CH". Pada kode huruf pertama menandakan penggunaan oli pada mesin bensin atau mesin diesel, pada mesin bensin menggunakan kode "S" misalnya API SL sedangkan pada mesin diesel menggunakan kode "C" contohnya API CG.

Pada kode huruf ke 2 menandakan karakter/ kualitas terbaru dari Oli, misalnya API SJ merupakan jenis oli lebih baru (biasanya lebih baik) dari API SG. Semakin baru Oli maka kode huruf ke dua semakin jauh dari huruf A atau mendekati huruf Z, pada mobil-mobil terbaru mesin bensin keluaran tahun 2010 akan memakai Oli dengan kualitas API SN dan tidak bisa di isi dengan oli dengan kode kualitas SG karena akan berpengaruh pada komponen dalam mesin yang sudah dirancang menggunakan oli dengan kode kualitas SN, sedangkan untuk mobil tahun 1990an biasanya memakai kode API SG atau API SH dan tidak bisa di isi dengan Oli berkode API SN karena mesin telah dirancang memakai oli SG dengan derajat kekentalan tertentu. sebagai catatan biasanya semakin baru mobil maka akan meminta kode API yang semakin mendekati Z.

Kode API Oli beserta penggunaannya pada mesin kendaraan

Mesin bensin
- API SN : (jenis terakhir sampai saat ini) menggunakan teknologi Nano guard untuk melindungi bagian tersempit dari mesin. Digunakan untuk mesin tahun 2012 atau sebelumnya
- API SM : Diperkenalkan pada 2004. Oli ini didesain untuk memberikan resistensi oksidasi yang lebih baik, menjaga temperatur, perlindungan lebih baik terhadap keausan, dan mengontrol deposit lebih baik. digunakan untuk mesin sesudah tahun 2004.
- API SL : Dirancang untuk menjaga temperatur dan Energy Conserving. Untuk mesin generasi 2004 atau sebelumnya
- API SJ : Diperkenalkan untuk mesin generasi 2001 atau lebih tua
- API SH : Digunakan untuk mesin tahun 1996 dan sebelumnya
- API SG : Digunakan untuk mesin tahun 1993 dan sebelumnya
- API SF : Digunakan untuk mesin tahun 1988 dan sebelumnya


Mesin Diesel
- API CJ-4 : Dipakai untuk tahun 2006 dan sesudahnya. Digunakan untuk mesin high speed, mesin 4-langkah yang didesain untuk memenuhi memenuhi standar emisi tahun 2007. Oli dengan kategori API CJ-4 memiliki kriteria performa lebih baik daripada Jenis API CI-4 dengan CI-4 PLUS, CI-4, CH-4, CG-4 dan CF-4.
- API CI-4 : Digunakan untuk mesin diesel tahun 2002 dan sesudahnya. Digunakan pada mesin high speed, four stroke engines yang didesain untuk memenuhi memenuhi standar emisi tahun 2004. Bisa menggantikan oli CD, CE, CF-4, CG-4 dan CH-4.
- API CH-4 : Digunakan untuk mesin diesel tahun 1998 dan sesudahnya. Oli ini untuk mesin high speed, four stroke engines yang didesain untuk memenuhi memenuhi standar emisi tahun 1998. Bisa digunakan pada oli CD, CE, CF-4, dan CG-4.
- API CG-4 : Diperkenalkan sejak 1995. Untuk mesin kinerja sedang, high speed, four stroke engines. Digunakan untuk mesin yang meminta kandungan belerang/sulfur kurang 0.5%. Cocok untuk standar emisi 1994 Bisa dipakai pada oli CD, CE, dan CF-4.
- API CF-4 : Digunakan untuk mesin high speed, four stroke engines, naturally aspirated dan mesin turbocharger. Biasa digunakan untuk pengganti oli CD dan CE.
- API CF-2 : Digunakan untuk mesin kinerja sedang, two stroke engines. Bisa dipakai pada oli CD-II.
- API CF : Digunakan Untuk 1994 dan sesudahnya, Oli ini untuk mesin off road, indirect injected dan dapat menggantikan oli kode CD.




Dikutip dari berbagai sumber

6 CARA MERAWAT RANTAI MOTOR AGAR AWET DAN TAHAN LAMA

cara merawat rantai

Rantai merupakan komponen motor yang sangat vital. Rantai berfungsi untuk menggerakan roda belakang dari mesin atau sebagai media transfer tenaga dari mesin ke roda belakang. Rantai sering kali diabaikan dan dianggap remeh oleh pengguna motor, padahal kerusakan pada rantai dapat menyebabkan masalah serius pada motor Anda. Misalnya ketika Anda dalam perjalan tiba-tiba rantai motor Anda putus di tengah jalan yang sepi dan tidak ada bengkel karena kelalaian Anda dalam merawatnya.
        Rantai bukanlah benda yang dapat Anda pakai selamanya, rantai juga mempunyai batasan usia dimana Anda wajib menggantinya jika memang fungsinya tak lagi optimal. Namun, tips-tips berikut ini dapat membantu Anda supaya rantai motor Anda berusia lebih lama.


1. Gunakan Pelumas (chain lube)
         Rantai motor yang kondisinya kering dan kotor sangat berpotensi mengakibatkan tergerusnya lapisan gear secara cepat, sehingga mengakibatkan gear lebih cepat habis dan rantai rawan putus. Gunakan pelumas rantai (chain lube) khusus motor untuk mengurangi gesekan tersebut, juga untuk menghilangkan bunyi gesekan yang mengganggu ketika rantai dalam kondisi kering dan kotor. Chain lube juga dapat membersihkan kotoran yang menempel pada rantai dan gear, cara ini lumayan efektif untuk kebersihan rantai.Tetapi, jika Anda menggunakan oli mesin, disarankan untuk menggunakan oli mesin yang baru, karena bersih dari kandungan besi, tidak seperti oli bekas yang biasanya sudah mengandung kotoran dan “gram” (besi sisa keausan mesin motor) dan malah bisa menggerus permukaan gear dan rantai lebih cepat.


2. Atur Keregangan
        Rantai yang terlalu tegang/kencang ataupun terlalu kendur/menggantung juga mempunyai dampak yang kurang baik bagi rantai dan gear. Apabila rantai terlalu kencang, bisa mengakibatkan rantai putus, dan jika rantai terlalu kendur bisa mengakibatkan lepasnya rantai dari gear serta memungkinkan terlilitnya rantai pada tromol ban yang berakibat fatal. Disarankan untuk menentukan tinggat kerenggangan rantai dengan jarak ayunan rantai pada perbedaan posisi sekitar 0,5cm-1cm. Jarak ayunan rantai tersebut akan membantu rantai untuk lebih mudah 'menyatu' dengan gear, dengan begitu rantai bisa menyesuaikan gerakan secara otomatis.


3. Harus Sejajar
       Letak gear depan dan gear belakang yang kurang sejajar pun bisa mempengaruhi penggunaan rantai motor. Pengaplikasian gear pada motor diharuskan menempel sempurna dan disesuaikannya bosh (karet peredam getar) yang sesuai agar gear dapat menjadi jalur rantai yang baik saat bekerja. Dengan lurusnya posisi antara gear dan rantai, maka sangat membantuk rantai untuk bergerak secara benar pada jalurnya, sehingga masa pakainya pun bisa lebih awet. Penambahan bosh besi pasa besi sumbu roda (as roda) bisa dijadikan salah satu cara untuk mensejajarkan posisi kedua gear.


4. Gaya Berkendara
        Ini memang berkaitan dengan gaya berkendara tiap individu, tetapi terlepas dari perbedaan itu, disarankan untuk memperhalus perpindahan transmisi saat akselerasi agar bisa mengurangi hentakan yang terjadi pada rantai dan gear. Dengan terjadinya proses perpindahan transmisi yang halus, berarti juga mengurangi tekanan yang diterima oleh gear dan rantai. Walaupun dianggap wajar karena proses yang terjadi normal adanya, tetapi hal ini sekaligus mengajari kita bagaimana cara berkendara secara profrsional. Cara ini bisa dipakai dengan syarat kondisi fungsi kopling yang normal, jadi kita bisa mengoptimalkan hubungan antara kedua bagian motor tersebut.


5. Gunakan Spareparts Berkualitas
        Lagi-lagi ketahanan dan awetnya suatu sparepart yang dipakai memang diukur dari penggunaan bahan sparepart yang berkualitas nomer satu. Untuk mendapatkan kepuasan pemakaian, memang diharuskan menggunakan sparepart pabrikan yang memang dibuat sesuai dengan spesifikasi motornya. Selalu gunakan sparepart berkualitas untuk motor Anda demi daya tahan dan performa terbaik motor Anda.


6. Bersihkan Kotoran
        Tanpa Anda sadari, terlebih sepeda motor yang tidak menggunakan tutup rantai, kotoran dapat menempel di sela-sela rantai baik debu, lumpur, atau serpihan lain yang menempel di pelumas rantai. Bila dibiarkan, kotoran tersebut menyebabkan rantai cepat kering, berkarat, dan cepat aus karena getas. Sangat disarankan untuk rajin membersihkan kotoran tersebut. Paling tidak tiga bulan sekali -kalau bisa setiap bulan. Setelah rantai bersih dari kotoran, berikan chain lube secukupnya untuk melumasi rantai motor Anda.


Perlu diperhatikan, seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa rantai juga memiliki batasan usia. Walaupun Anda sudah mempraktekkan tips-tips di atas, namun ada saatnya rantai motor Anda perlu diganti dengan yang baru. Tips-tips diatas bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja rantai motor Anda dan membuat usia pakainya lebih lama dibandingkan rantai yang minim perawatan atau tidak dirawat sama sekali.

Dikutip dari berbagai sumber

TIPS DAN CARA MENGETAHUI ARTI KODE BAN KENDARAAN BERMOTOR

Setiap produk ban memiliki kode-kode tertentu yang tertera di bagian samping luar ban. Kode yang berupa huruf dan juga angka tersebut ternyata bukan hanya sekadar variasi ban saja, tapi juga mempunyai arti yang berkaitan dengan fungsi serta kebutuhan berkendara Anda.

infotomotifconcept

Bagi Anda yang masih bingung dan belum mengetahui cara membaca maksud dari angka dan huruf tersebut, berikut adalah penjelasannya :



1. UKURAN BAN
Misalkan di ban mobil Anda terdapat kode 195/65 R15 91H (setiap ban punya kode berbeda), cara membacanya adalah:
- “195” menunjukkan lebar telapak ban dengan satuan milimeter, bukan diameter ban. Semakin besar angkanya, maka semakin lebar telapaknya.
- “65” menunjukkan tinggi ban dalam satuan persen dari telapak ban. Tinggi ban bisa diukur dari bibir pelek sampai telapak ban yang menempel ke permukaan aspal.
- “R” menunjukkan konstruksi ban ini radial.
- “15” menunjukkan diameter dari pelek yang sesuai. Artinya, pelek yang sesuai untuk ban dengan kode “15” ini berukuran 15 inci.
- “91” mewakili beban maksimum yang bisa ditopang setiap ban. Angka tersebut memiliki load capacity sebesar 600 kg.
- “H” melambangkan batas kecepatan maksimum ban ini dipacu. Kode H mempunyai arti batas maksimum 210 km/jam.

UKURAN BAN

KODE KECEPATAN BAN
kode    Kec. maks (km/jam)
P                  150
Q                  160
R                  170
S                  180
T                  190
H                  210
V                  240
W                 270
Y                >300

LOAD CAPACITY
Kode          Beban Maksimum (kg)
62                          265
63                          272
64                          280
66                          300
68                          315
70                          335
73                          365
75                          387
80 – 89              450 – 580
90 – 100            600 – 800




2. USIA BAN


USIA BAN

Ban juga mempunyai batas kadaluarsa, umumnya 3 tahun dari tanggal produksi atau sudah menempuh jarak 60 ribu km. Setiap pabrik ban mempunyai pengkodean yang berbeda-beda. Misalnya, 1612 yang berarti diproduksi minggu ke-16 tahun 2012. Biasanya kode ini terletak di bibir ban dekat pelek.




3. TREADWEAR INDICATOR


TREADWEAR INDICATOR

Tradwear Indicator adalah batas dari ketebalan ban. Tanda ini terletak persis di kedua sisi bunga ban. Biasanya terdapat garis tebal yang membentang di antara selah bunga ban. Jika ketebalan ban sudah menyentuh garis tersebut, maka ban sudah harus diganti.




4. KODE COMPOUND


KODE COMPOUND

Kode Compound sebuah ban ditulis dengan kode huruf. Dengan tujuan menunjukkan ban itu menggunakan kompon yang lunak atau keras. Kode S = soft atau penggunaan compound lunak, M = medium atau compound sedang dan H = hard berarti compound ban keras.
        Pemilihan jenis compound ban tergantung dari kebutuhan misal untuk balapan biasanya akan menggunakan jenis compound soft. Dengan menggunakan ban jenis lebih empuk akan terasa grip roda lebih mencengkram pada aspal. Tetapi karena sifatnya lunak maka ban akan lebih cepat habis.
Sedangkan jenis medium dan hard biasanya dipakai untuk kendaraan yang dipergunakan sehari-hari baik untuk motor maupun mobil. Contoh kode : 140/60 R17 M/C, dan kode M/C itulah yang menunjukkan kode M = medium, C = Compound.



5. Khusus SUV
        Untuk spek ban SUV, sebenarnya tertera juga kode penting yang berkaitan dengan fungsinya.
Biasa berkaitan dengan medan yang akan sering dilalui. Berikut informasinya :

- HT / Highway Terrain
Ban ini didesain untuk jalan raya. Punya daya cengkeram di aspal dan tingkat kebisingan cukup rendah.

HT / Highway Terrain



 - AT / All Terrain
        Tipe ini  tepat dipakai buat trek harian dan sekali-kali coba-coba light Offroad. Tidak terlalu bising di jalan aspal dan memberikan cengkeraman yang baik di jalan basah maupun kering. Serta memberikan traksi yang cukup di jalan tanah.

AT / All Terrain



-MT / Mud terrain
        Ban ini didesain khusus untuk medan Offroad atau trek berlumpur. Sebenarnya tidak salah memakai ban ini di jalan berkontur aspal, tapi perlu diperhatikan kecepatan maupun traksinya. Selain itu, ban ini memiliki tingkat kebisingan yang tinggi di jalan aspal.

MT / Mud terrain









Dikutip dari berbagai sumber

Thursday, July 30, 2015

7 TIPS TOURING MENGGUNAKAN MOTOR

     Touring adalah kegiatan yang menyenangkan bagi para pengendara motor. Apalagi jika Anda termasuk anggota komunitas atau club kendaraan bermotor. Jadikanlah touring sebagai kegiatan yang positif atau pengalaman yang berharga dalam hidup Anda. Supaya kegiatan touring Anda berjalan sesuai rencana, berikut adalah tips-tips touring yang dapat membantu Anda.



1. Siapkan fisik anda
Hal paling penting yang harus Anda perhatikan sebelum melakukan perjalanan jarak jauh dengan mengendarai motor adalah kesehatan fisik, karena saat berkendara yang Anda hadapi adalah terpaan angin, cuaca panas, dingin, dan hujan ditambah perubahan cuaca yang tak menentu. Maka sebelum memulai touring, pastikan Anda sudah cukup istirahat, cukup makan & minum, bila perlu konsumsi multivitamin untuk daya tahan tubuh Anda.

2. Periksa Kondisi Motor Anda
Pastikan motor Anda dalam kondisi yang prima, ada baiknya Anda melakukan service dulu pada motor Anda minimal 2 hari sebelum Anda touring. Cek kondisi mesin, pengapian, kabel-kabel, lampu-lampu, oli, accu, rem, kaki-kaki serta tekanan ban, dan jangan lupa isi tangki BBM Anda. Pengecekan yang tepat dapat meminimalkan resiko motor Anda macet atau trouble di perjalanan.

3. Hindari Membawa Barang Berlebih
Motor Anda bukanlah truk yang dapat membawa banyak muatan. Hindari membawa barang berlebih, bawalah barang-barang yang sekiranya Anda perlukan di perjalanan. Membawa barang berlebih malah akan membuat Anda kesulitan mengendalikan motor Anda serta membuat jarak pandang disekeliling Anda menjadi tidak maksimal. Maka, bijaklah dalam membawa barang-barang yang Anda perlukan.

4. Perhatikan Kelengkapan
Selain itu, periksa kembali kelengkapan Anda seperti SIM dan STNK. Jangan sampai Anda lupa membawanya atau bahkan kehilangan. Anda tentu tidak ingin acara touring Anda "dinodai" oleh surat tilang bukan? dan jangan lupa bawa juga dompet atau uang saku Anda.

5. Pakai Perlengkapan yang Tepat
Bekendara untuk touring bukan hanya sekedar senang-senang namun Anda harus mempedulikan keamanan diri Anda. Lengkapi diri Anda dengan perlengkapan berkendara seperti helm ber-SNI, jaket yang dapat melindungi dari terpaan angin, sarung tangan, masker, sepatu touring, celana yang tepat serta kacamata bila perlu. Selain itu, jangan lupa untuk membawa mantel atau jas hujan karena cuaca sekarang tidak menentu atau dapat terjadi hujan secara tiba-tiba dalam perjalanan.

6. Istirahat sejenak untuk memulihkan stamina
Berkendara motor dengan jarak tempuh yang jauh pastinya membutuhkan waktu berjam-jam bahkan berhari-hari. Jangan sampai rasa mengantuk dan kelelahan menghampiri Anda, karena berkendara dalam kondisi mengantuk dapat membahayakan diri Anda dan orang lain. Ada baiknya Anda istirahat sejenak jika Anda merasa mengantuk atau lelah, dan jika Anda tak menginginkan beristirahat, Anda bisa rehat sejenak di tempat makan atau warung pilihan Anda walaupun hanya menghabiskan secangkir kopi.

7. Kenali Medan yang Anda Lewati
Mengenali medan yang akan di tempuh sangatlah penting, mulai dari kondisi jalan, jarak tempuh serta jalur alternatif. Jika Anda lupa jalan, tanyalah ke penduduk sekitar -dengan cara yang sopan pastinya, atau gunakan GPS bila perlu.

Nah, itulah tips-tips dari saya. Selamat menempuh perjalanan jauh, semoga perjalanan Anda menyenangkan serta selamat sampai tujuan. Amiinn.......
Dan jangan lupa untuk tetap berhati-hati di jalan, selalu patuhi peraturan dan rambu-rambu lalu lintas, serta hargai sesama pengguna jalan supaya kegiatan touring motor ini tidak dipandang negatif oleh masyarakat.

TIPS MERAWAT MOBIL LAMA AGAR SELALU DALAM PERFORMA TERBAIK

TIPS MERAWAT MOBIL LAMA

Jika anda memiliki kendaraan berusia lebih dari 10 tahun, tentu Anda perlu ingat bahwa beberapa komponen pada mobil tersebut membutuhkan perhatian ekstra agar penggunaannya tetap sebaik mobil yang lebih muda. Ingin tahu apa saja yang perlu Anda perlakukan pada mobil Anda, ikuti tips-tips berikut ini agar mobil Anda senantiasa dalam keadaan yang prima :

PERCEPAT PENGGANTIAN OLI
        Untuk memberikan perlindungan ekstra pada mesin mobil yang berumur lebih dari 10 tahun, lakukan penggantian oli setiap 2.500 km. Hal ini dapat meringankan beban kinerja mesin, terutama saat putaran tinggi, selain itu juga dapat mencegah timbulnya deposit di sekitar mesin dan tingkat emisi pun dapat lebih ditekan.




PERHATIKAN KABEL
        Gantilah kabel-kabel yang sudah getas dengan yang baru. Karena kabel getas rawan menyebabkan korsleting di sekitar mesin, atau mengakibatkan mesin tak dapat dihidupkan. Kerusakan itu juga dapat menyebabkan timbulnya percikan di permukaan kabel yang dapat menimbulkan kebakaran.





PERHATIKAN KAKI-KAKI
        Menjaga kondisi bagian kaki-kaki mobil berusia tua agar dalam kadaan prima sangatlah penting. Seperti pada bagian ball joint, tie rod, bushing arm, suspensi, dan karet stabilizer. Ini juga cara agar tak terjadi bunyi atau suara-suara aneh yang tak Anda inginkan di sekitar bagian chasis mobil.





GUNAKAN COVER JOK
        Untuk memperpanjang umurnya, tutuplah jok asli mobil Anda dengan cover jok yang berkualitas. Hal ini akan menghindari efek dari tumpahnya kotoran yang bisa menodai jok dan menjaga agar jahitan di sekitarnya tidak mudah lepas.





GANTI RING PISTON YANG LEMAH
        Untuk meningkatkan kinerja mobil Anda, sebaiknya ganti ring piston yang sudah lemah atau yang berkerak dengan yang baru. Karena ring piston yang lemah dapat menyebabkan turunnya kompresi mesin dan menyebabkan tenaga mobil Anda kurang optimal.





PAKAI COVER
        Agar cat mobil Anda tak mudah pudar, sebaiknya gunakan cover mobil -terutama jika Anda sering memarkirnya di luar garasi. Dengan demikian, mobil Anda akan terlindung dari sinar matahari langsung atau terkena kotoran yang sulit dibersihkan.




Popular Post

Fans Page

Powered by Blogger.